Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Obat Tradisional Indonesia Ditunjukkan Dengan Bukti Sejarah Tentang Obat Tradisional

AKUPUNTUR SURABAYA
Sejarah Obat Tradisional Indonesia Ditunjukkan Dengan Bukti Sejarah Tentang Obat Tradisional


1. Riwayat Penyembuhan Herbal di Cina


Di Cina di tahun 2700 SM, kaisar dan pakar herbal Cina, Shen Nong, membuat buku "Pen Tsao Kang Mu" mengenai tanaman obat. Buku itu sampai sekarang ini masih dipakai.

Antara pegiat penyembuhan Tiongkok tradisionil yang tercatat ialah mereka yang memberi diagnosis klinis Tiongkok, keluarkan ramuan Tiongkok dan lakukan akupunktur. Ke-3 elemen praktek ini mempunyai kekurangan serius, yang didasari pada energi yang tidak ada (Yin dan Yang), susunan badan yang tidak ada (meridiens) dan pada beberapa prinsip analisis penyakit berdasar pada kesetidakimbangan dari 5 komponen yang tidak ada. Karena itu disangsikan apa pegiat itu bisa membuat diagnosis yang betul dan aman.

2. Riwayat Penyembuhan Herbal di Mesir Kuno dan Yunani


Pada jaman Mesir kuno, tanaman obat diketemukan di Piramida Giza oleh beberapa arkeolog. Raja Hammurabi dari Babilonia (1800 SM) memberi resep tumbuhan obat, salah satunya mint untuk masalah pencernaan.

Penelitian kekinian menunjukkan jika peppermint bisa mengembalikan mual, muntah, dan kurangi sakit di perut. Pada era I masehi tanaman obat mulai didalami.

Di tahun 78 M, Dioscorides menulis buku yang dengan judul "De Materia Medica". Buku ini berisi 600 tanaman obat dan jadi dasar beberapa penyembuh sampai beberapa ratus tahun. 

Pada era ke-16, Paracelsus dari Swiss mendalami tumbuhan obat untuk menyembuhkan penyakit. Hippocrates (460—377 SM), bapak kedokteran kekinian, mengenalkan factor yang dapat memengaruhi kesehatan seorang, yakni ketinggian, cuaca, diet, higiene, dan herbal.

Dokter Galen (131—199 SM) manfaatkan herbal untuk penyembuhan yang populer sebagai galenic medicine.

3. Riwayat Penyembuhan Herbal di Arab


Ibnu Sina (Avicenna) ialah seorang dokter yang menulis buku The Canon of Medicine dan The Book of Healing yang sampai era ke-17 ke-2 kreasinya tetap jadi rujukan, baik di kampus Islam atau di Eropa. Ibnu Sina di tahun 1025 mendapati minyak fundamental, salah satunya bagian utama dalam tumbuhan obat.

4. Riwayat Penyembuhan Herbal di Eropa


Pada era ke-18 di Inggris, seorang dokter dan pakar botani, William Whitering, pelajari tanaman obat. Dia mendapati jika foxglove (digitalis) dapat dipakai sebagai obat penyakit jantung.

5. Riwayat Penyembuhan Herbal di India (Ayurveda)


Ayurveda terdiri dari 2 kata, yakni Ayur yang berati "kehidupan", sedang Veda bermakna "mengenali". Sedang makna kehidupan ialah berpadunya raga dan jiwa, life is the union of bodi and mind. Manusia terbentuk dari 3 keadaan, yakni vata, pitta, dan kapha.

Jika kondisi itu tidak imbang dalam tubuh, maka mengakibatkan penyakit. Untuk mengembalikan kesehatan, bisa ditolong lewat cara diet, herbal, wewangian therapy, yoga, dan meditasi. Kesehatan menurut Ayurveda adalah kesetimbangan fisik, psikis, sosial, emosional, dan religius.

6. Riwayat Penyembuhan Herbal di Indonesia


Leluhur orang Indonesia sudah memakai obat tradisionil yang dikenali sebagai jamu semenjak berabadabad lalu. Bahan baku jamu diantaranya ialah tumbuhan obat atau herbal. Jamu dipakai untuk memiara kesehatan.

Disamping itu, jamu sanggup menahan dan menyembuhkan penyakit. Indonesia mempunyai sumber hayati berbentuk tanaman obat yang banyak. Indonesia mempunyai biodiversitas nomor dua paling besar di dunia sesudah Brasil.

Indonesia mempunyai 30.000 tipe tumbuhan obat. 940 salah satunya telah dideteksi memiliki elemen penyusun yang dapat jadi obat dan 250 tipe sudah dipakai sebagai bahan baku obat alami, akupuntur surabaya,

Posting Komentar untuk "Sejarah Obat Tradisional Indonesia Ditunjukkan Dengan Bukti Sejarah Tentang Obat Tradisional"